Category Archives: Uncategorized

Menjaga Hati

Hampir tiga bulan belakangan ini bila ingin menulis sesuatu yang ingin diungkapkan selalu soal kekesalan dan kemarahan, alasan apa maunya marah-marah – rungsing terus kaya gitu…yah itu layaknya barisan tumpukan baju yang sudah dijemur namun belum juga di seterika satupun. Ada baju kotor dicuci, dijemur lalu kering…lalu ada baju kotor lagi dicuci, dijemur lalu kering begitu terus berulang-ulang namun setelah itu hanya ditaro begitu saja menjadi tumpukan, yang menjadikan baju yang akan dipakai seadanya dan tidak ada yang rapi satu pun. Yah begitulah amarahku tiga bulan ini.

11947507_419812121555654_8311721127319696411_n

“Letakan hati, simpan, lantas terbang tinggi.”
Ivan Vanalsa

Yang membuatku kesal dan marah ada beberapa, dan kupikir sudah cukup apik ku mencoba menyelesaikannya namun ternyata si hati ini masih belum bisa membersihkan tumpukan amarahku. Sebenarnya hingga saat ini pun aku masih mencoba menata hati kembali.

Tumpukan yang di endap sedari masih berseragam sekolah hingga sekarang, tentunya membuat hati juga sulit untuk menghapusnya. Walalu ada ungkapan tiap kejadian baik-buruknya itulah yang menjadikan kita sebagai seorang pribadi yang utuh saat ini. Yah aku gak akan menepis ungkapan itu, tapi tetap kesulitan aku untuk mengambil hikmah baik dan bersikap sabar dari tumpukan amarah itulah membuatku terjebak menjadi seseorang yang cepat tersulut tapi lalu tergesa-gesa untuk meredam dan memendam amarah itu.

Bukannya aku juga tidak mencoba menyelesaikan tiap masalah yang berujung amarah pada ‘si penyebabnya’…yah aku sudah melakukannya. Namun, setelah itu selalu ada penyesalan lain dikarenakan rasa jadi sungkan atau ga enakan. Tidak diungkapkan menjadi tumpukan amarah…nah di ungkapkan menjadi penyelasan baru…diawal memang melegakan untuk diungkapkan langsung pada ‘si penyebabnya’ tapi entah kenapa malah jadi rasa menyesal itu yang muncul yah.

 

 

Ngelitikin Jari

Okeh…okeh…, kemalasan itu membuat buntu semuanya yah salah satunya nulis dan lalu muncullah ketidak pedean dalam merangkai kata. Hingga menggelitik jari-jari tuk memainkan papan abjad tuk menyusun huruf demi huruf itu kudu nempeleng bolak-balik otak yang mulai beku.

Wait, saya nulis apa sih inih?

Yah baiklah, mari kita menulis sesuatu. Siapa tau sesuatu itu bisa membuat jari-jari ini yang akan sering dikelitik ilikit geli-geli bisa tertawa bersama pikiran saya yang penuh dengan khayalan tingkat tinggi.

Maafkan bila bahasa saya yang kadang kan seadanya atau terlalu berandai, semoga diluar sana ada yang menyukainya 😀

Hello World!

Ola..,

Im back writting about my life people, my any mumbling words that unspokken but hopping write well on this blog. Try to practice and use English as my languange even im not sure i can.

Ummi is same as mother or mommy but if often use by arabic family, but im an Indonesian citizen. Ummi is called by my childern. So yes i am a mother of three little krucil. Mungil is mean tiny or small, but the true is it for that im short :P. Just about 148cm, how mouch is that on feet measure? Im like a hobit, maybe?

20140612-005314-3194689.jpg

My first older child is Azmi 5 years, a princes wanabe have a lot of creativity to show. Then came to Rizky 3 years is a superhereos freek but scare for little bugs. And my little one Sarah 6 months, is still crawling for new adventure.

And me Erika an stay home wife with some issues to take care of. Still learning for being happy for my selves and hopping can be a good mother.

Reading this you will know that my English suck, coz when im happy learning it only with Elmo, Big Bird, Oscar and friend. Take course at LIA, ILP not make any improvement.

So it take courage for me to write it on English, so im open for any correction if you get my point of view.

So enjoy my life!